Instrumental
Jazz bisa membuatmu berimprovisasi dalam berfikir. Ketika kita mendengarkan
sebuah music dengan suara vocal, audience "DIBATASI" oleh makna sebuah lirik
lagu. Sehingga pikiran pun tidak bisa atau melebihi apa-apa yang sudah
terkonsep.
Untuk menikmati sebuah lagu, barangkali kita tidak perlu membayangkan lirik yang diucapkan
oleh seorang vokalis, terlebih lagi apabila kita menonton lengkap dengan video
klip nya. Hal tersebut sangat membatasi pikiran bukan, bahkan sedikit memaksa? Seperti hal nya kita melihat video klip di Youtube, sudah pasti lirik dan jalan cerita di dalam video klip tersebut akan memaksa audience untuk mengikuti alurnya, sesuai dengan soundtrack dari musik tersebut
Intrumental
Jazz, seperti kata Bill Evans,” Keep
searching for that sound you hear in your head until it becomes a reality”.
Bukan, ini bukan tentang khayalan belaka, Intrumental Jazz pada dasarnya
memberikan kita untuk berfikir semau kita, dimana di dalam nya ada kebebasan,
tanpa keterikatan berfikir, dan tentu saja imajinasi untuk menyatu dengan suara
dari masing2 suara yang terdengar dari instrument tersebut.
Mari
kita mencoba untuk mendengarkan sebuah music instrument tanpa lirik vokalis
untuk bbrp orang, kemudian, tanyakan apa yg mereka bayangkan/rasakan. Pasti masing2
orang yg berbeda tersebut akan mengutarakan imajinasi nya masing-masing. Ada yg
mengatakan seperti duduk di bawah pohon rindang sambil menatap lahan gandum yang terbentang luas, ada yang mengatakan seperti duduk di pinggir sungai terjal, ada yang merasakan seperti di atas kuda sambil mengacungkan pistol ala cowboy tahun 1800an, ada yg mengatakan seperti berada dalam suasana berlari, ada yg mengatakan
bahwa rasanya seperti kebut2an dalam mobil sport-nya, ada yang merasa seperti di dalam jet tempur, ada yg mengatakan seperti
seolah-olah ikut memainkan alat music tersebut, bahkan ada yg mengatakan sedang
terbang melayang, atau bahkan "seperti" duduk di samping sang kekasih
dan hanya menatap diam tak bergerak, walaupun sang kekasih tidak berada di
sampingnya.
Hei,
instrumental jazz bukan sekedar khayalan belaka, instrumental jazz adalah jenis music
yang membawa perasaan audience, pikiran untuk menemukan sebuah keindahan masing-masing
melalui telinga untuk sampai ke relung hatimu yang paling dalam. Itulah yg
disebut improvisasi dalam ber-Jazz.
Improvisasi
bukan hanya terletak pada orang-orang yang memainkan alat-alat musik tersebut, namun
audience pun juga bisa berimprovisasi berfikir.
Barangkali
untuk menemukan sebuah keindahan dalam mendengarkan lantunan jazz bukalah hal
yang mudah, dan bisa jadi keindahan tersebut hanya bisa dinikmati sepenuhnya
hanya oleh mereka yang sedang memainkan jazz atau setidaknya oleh orang-orang
yang ingin sebuah kebebasan dalam berfikir. Jazz adalah musik yang ingin
berbaur antara si pemain instrument dengan si audience, melalui singkop-singkop nada
maupun improvisasi dari si pemain. Mari, temukan suara indah itu dalam
pikiran, ciptakan imajinasi untuk keindahan yang positif.
No comments:
Post a Comment