
Sebuah film yang di-remake atau mengambil judul yang sama, kadang tidak selalu menghasilkan sesuatu yang menarik ketika kita menonton versi sekarang, yang pasti ada beberapa kejenuhan apabila kita bandingkan dengan versi zaman dulunya. Mungkin alangkah menakjubkannya versi yang lama. Entah itu dari sinematografi, angel2 kamera, kostum, theme song, soundtrack, dan berbagai aspek lainnya. Suatu karya tidak bisa hanya dinilai dari hasil pendapatan tayang bioskop yang "wah". Karena hasil penjualan yang kadang keuntungannya sangat besar itu, bisa saja terjadi karena rasa rindu/kangen akan sebuah judul, aktor/aktris, maupun si sutradaranya. Dan bisa jadi hal itulah yang membuat bioskop ramai dipadati oleh pengunjung.(O.F.)
Memang sangat jauh berbeda dengan Robin Hood:Prince of Thieves (1991) yang diperankan oleh Kevin Costner. Robin Hood arahan sutradara kondang ini (Ridley Scott) ternyata tidak mampu menyaingi versi Kevin Raynolds yang menyutradarai Prince of Thieves. Hal ini terlihat dari skenario yang tidak tentu arah. Gladiator memang oke di tangan anda Ridley, tapi Robin belum tentu.
Dalam Robin Hood 2010 ini menceritakan seorang pahlawan Inggris yang tiba-tiba membelot pada perintah raja dan memberontak terhadap rajanya dan merampok raja untuk kesejahteraan rakyat miskin. Oh...Ridley Scott, apakah ini sebuah awal tanda-tanda akan lunturnya nama mu?.
Selama kurang lebih dari 60 menit, film Robin Hood ini hanya menceritakan tentang keadaan kehidupan masyarakat dan politik yang ada di Inggris. Berbagai pergolakan akan haus jabatan, keangkuhan, dan intrik pembunuhan selalu ditonjolkan dalam film ini, sedangkan apa yang menjadi tujuan dari cerita ini, selama 60 menit terbuang sia-sia. Barulah pada pertengahan film, kita menjadi tahu apa dan siapa dan apa tujuan si Robin Hood ini, itupun tidak didukung oleh situasi yang ada saat itu. Semuanya serba ketiba-tibaan belaka.
Tiba-tiba Robin Longstride (Russell Crowe) atau Robin Hood menjadi seorang pahlawan yang tidak jelas dan tidak didukung oleh cerita yang kuat tentang asal muasalnya kenapa dia sangat di terkenal diantara pejuang-pejuang sewaktu berperang di Prancis, pada awal jalannya film. Bahkan seorang jendral perang pun tidak si Robin ini.
Tiba-tiba Robin Hood diceritakan adalah anak seorang filsuf yang ayahnya dahulu dipenggal oleh tentara Inggris karena menolak memberikan surat kesepakatan perdamaian antara berbagai daerah di Inggris. Sungguh gak ngepek !!!
Tiba-tiba Robin Hood menjadi pemimpin perang yang mewakili daerah dimana dia membela rakyat dan tiba-tiba malah menjadi pemimpin dari semua pejuang yang berasal dari berbagai daerah di Inggris. Tentu saja hal ini tidak diperkuat oleh situasi maupun didukung oleh cerita yang kuat pada saat itu. Hanya faktor kecil yang membuat dia menjadi terkenal di lingkungannya, itupun juga tidak ada landasan kuat. Lagi-lagi cerita yang tidak menggigit.
Tiba-tiba juga pada akhir film, Robin Hood menjadi buronan Prince John yang saat itu sebagai raja Inggris. Entah dari mana atau entah diperkuat situasi apa, namun Robin Hood menjadi buronan oleh raja Inggris yang tiba-tiba memberinya nama Robin Hood yang tadinya Robin Longstride. Raja memang tidak menyukai Robin karena dianggap sebagai provokator dalam pemerintahannya. Padahal provokatornya biasa-biasa saja, tapi rajanya saja yang rada sensi. Sebuah bumbu yang hambar. Intinya, semua selalu tiba-tiba.
Kenapa tentara kerajaan yang sedikit jumlahnya, sedangkan pengikut Robin yang tiba-tiba lebih banyak terlihat saat perang melawan Prancis tidak melakukan perlawanan ketika raja mengeluarkan perintah penangkapan Robin ? Sungguh aneh, sedangkan saat perang, raja malah ketakuan tidak ada pendukung dan meminta bantuan rakyat yang jumlah pejuangnya berlipat dari tentara kerajaan sendiri. Singkatnya, brani2nya raja melawan Robin yang jelas-jelas banyak pendukung daripada raja yang kekuatannya sedikit.
Semuanya serba tiba-tiba tanpa diperkuat atau didukung oleh cerita yang menonjol. Bahkan beberapa hal yang tidak penting pun sepertinya ingin ditonjolkan oleh Ridley Scoot dalam film ini dan berharap dapat menggugah atau memancing adrenalin penonton, namun sia-sia. Seperti tidak pentingnya menceritakan siapa ayah Robin Lonstride, tidak pentingnya Robin (dalam adegan) keluar dari air laut dan tiba-tiba teriak seolah ingin menakut-nakuti musuh yang di depannya, padahal musuh duelnya sudah tidak ada di depannya ketika Robin keluar dari air tersebut. Mungkin bisa dibilang pahlawan kesiangan, teriak amarah gagah perkasa tanpa lawan duel di depan. hihihi...mo manah and nebas angin ape ???
Bahkan ada sahabat yang mengatakan "sepertinya nggak layak Ridley untuk membuat film ini, karena dianggap melenceng dari konsep", dan penulis menambahkan bahwa :"orang-orang telah mengenal siapa Robin terlebih dahulu dan sudah melekat sebuah awareness bahwa Image dan Icon Robin Hood tidak pernah lepas dari Kevin Costner sang Icon pemanah ulung dan pembela kaum yang lemah .Mungkin bagi penikmat film yang ingin menonton Robin Hood ini, alangkah baiknya mengulang menonton Robin Hood: Prince of Thieves (1991-Kevin Costner) terlebih dahulu...
Rate: 5/10
hmmm.....
ReplyDeletebetul-betul-betul,,,,,, meningan kita maen game klasiknya aja, lebih seru daripada nonton felem versi barunya ini, by the way by the blue nyambung ga yah komen gw :-p
ReplyDelete